Showing posts with label #marketing#bussines. Show all posts
Showing posts with label #marketing#bussines. Show all posts

Thursday, 2 June 2016

prinsip kesederhanaan


karena cepatnya perkembangan dunia sekarang pola pikir manusia pun mulai banyak yang berubah,banyak orang-orang pada masa lalu sebelum era industri dimulai memiliki pola pikir yang berbeda dengan orang-orang yang lahir pada era milenium seperti sekarang dimana semuanya berjalan dengan cepat karena kecanggihan teknologi.jika manusia tidak dapat mengontrol hati dan pikirannya dengan baik dan berfokus hanya untuk mengejar kekayaan dan kepuasan saja maka orang tersebut kemungkinan sudah terjebak didalam budaya yang jauh dari kesederhaan.bila kita pikir baik-baik dengan hati dan pikiran kita,hal yang paling dibutuhkan untuk menjadi seseorang bahagia adalah sebuah prinsip kesederhanaan.
kesederhaaan disini bukannya seseorang yang memiliki kekayaan harus berpura-pura miskin agar terlihat kesederhanaannya,hal ini malah disebut sebuah tindakan untuk menunjukan imej yang baik (kebohongan),kesederhaan juga bukannya mengurang-ngurangi apa yang sebenarnya kita punya,hal ini bisa disebut juga pelit.

pada inti nya sifat yang jauh dari kesederhaan adalah boros,angkuh dan gengsi.

satu-satu nya orang yang tau bahwa kamu itu adalah orang yang sederhana atau bukan adalah diri kita sendiri,kita harus benar-benar bisa melihat kedalam hati dan pikiran kita sendiri dengan baik.apakah yang kita lakukan dan apakah paradigma kita tentang perilaku kita selama ini bisa di sebut sebuah kesederhanaan. atau hal tersebut hanya sifat gengsi,angkuh dan boros.

hal yang benar-benar kita butuhkan untuk benar-benar mengerti apakah kita punya sebuah kesederhaan hal itu adalah keberanian,hal ini dibutuhkan untuk orang yang biasanya memiliki gengsi yang tinggi untuk mengakui apa yang sebenar-benarnya dia punya dan apa yang sebenar-benarnya bisa dia berikan.
kejujuran juga merupakan sebuah pelengkap keberanian untuk menjadi orang yang kaya akan kesederhanaan.jujur dengan benar-benar melihat ke dalam hati kita,apakah hal yang kita lakukan sekarang sudah benar atau hanya sekedar keborosan,keangkuhan atau gengsi semata.
setelah kita telah memiliki keberanian dan kejujuran maka hal terakhir untuk melengkapi itu semua adalah ketulusan.ketulusan untuk benar-benar menjalani hidup yang didasari dengan prinsip kesederhanaan


"kesederhaaan yang sebenar-benarnya adalah tidak melebih-lebihkan dan tidak mengurang-ngurangkan apa yang kita punya"

Wednesday, 2 March 2016

Marketing

Dalam dunia bisnis skill yang paling dibutuhkan menurut saya adalah marketing.adalah ujung tombak sebuah perusahaan dalam memasarkan produk dan jasanya.Dunia marketing itu menurut saya cukup mudah dan juga cukup susah.marketer yang baik akan cepat mengantarkan orang menuju kesuksesan tetapi untuk menjadi seorang dengan skill marketing yang baik itu tidak gampang,dibutuhkan keuletan,kecerdikan,always learning dan problem solving

Keuletan berarti ketahanan seseorang dalam menghadapi setiap rintangan yang ada baik itu dari diri sendiri maupun diluar dirinya (lingkungan dan orang lain)
Contohnya : Ketika saya membantu teman saya menjual rumahnya, pada 1-3 bulan pertama tidak ada yang mau membeli rumah itu sama sekali dengan berbagai alasannya,tetapi pada bulan ke 6 ada seorang teman dekat saya yang akhir nya membeli rumah itu ,maka jika pada bulan ke 3 saya memutuskan untuk berhenti menjualnya,rumah itu mungkin belum terjual,itulah keuletan menurut saya.
Tahan menghadapi pikiran negatif diri sendiri dan tahan menghadapi kondisi diluar diri kita yang kadang atau bahkan sering tidak mendukung.

Kecerdikan seperti mata seekor elang,
Bayangkan jika dua ekor elang dengan kondisi mata rabun dan sehat sedang bertanding berburu mangsa sebanyak-banyaknya,elang dengan mata rabun akan memiliki jangkauan pengelihatan yang lebih kecil dibanding elang sehat,elang dengan mata sehat akan memilih waktu yang tepat dalam memburu mangsanya."sama2 elang,sama2 ingin berburu,tapi hasilnya berbeda" elang dengan mata sehat akan mendapatkan mangsa lebih banyak dari yang lain.begitulah kecerdikan,orang yang memiliki kecerdikan akan lebih paham dengan situasi dan lingkungannya sehingga lebih memudahkannya dalam menjadi seorang marketer.

Always learning menjadi seorang marketer yang baik bukan hanya harus pintar dan ulet saja,sikap always learning juga menjadi penentu seseorang dalam meraih kesuksesannya.sikap ini membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menghadapi situasi/masalah yang sama dihadapinya pada saat ini dikemudian harinya.
note: sempatkan waktu untuk mencatat pelajaran hidup dari pengalaman dan masalah yang didapatkan tiap harinya,pisahkan menurut type-type nya contohnya : (marketing,negosiasi,olahraga,dll) maka suatu saat jika kita mendapatkan situasi yang sama dengan yang kita alami sebelumnya,maka kita akan lebih bijak dalam menghadapinya.

Problem Solving hal terakhir yang harus dimiliki oleh seorang marketer adalah sikap problem solving,setiap manusia pasti memiliki masalahnya masing-masing,cepat atau lambat,sekarang atau besok masalah pasti akan datang.seorang yang akan menjadi sukses adalah orang yang akan selalu siap dalam menghadapi masalah tersebut dengan semangat dan pengalamannya.saya akan selalu ingat dengan quote ini "every problem have a solution"


thanks,best regard
along

Friday, 29 January 2016

5 Cara menghadapi konsumen yang suka nawar




                   5 Cara menghadapi konsumen yang suka nawar

1.Tetap Tenang Jangan Terprovokasi
                Kadang seorang konsumen memprovokasi kita dengan sengaja untuk mendapatkan harga murah dengan membandingkan produk yang kita dengan produk lain.hal ini sering sekali di temui terutama di kondisi persaingan bisnis yang semakin ketat seperti sekarang ini, dengan munculnya produk-produk pesaing baru yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.hal yang harus kita lakukan adalah agar tetap tenang dan jangan terprovokasi, “sampaikan kepada konsumen kalau harga itu layak untuk produk yang kita tawarkan “
2.Cek Harga dan Kualitas Produk Lain di Lapangan
                Jika memang produk kita lebih mahal dan tidak sesuai dengan kualitas yang ditawarkan sebaiknya lakukan evaluasi, “jangan terlalu cepat mengambil keputusan untuk menurunkan harga. Pelajari dulu apakah harga tersebut memang perlu direvisi apa tidak “
3.Pelajari Profil Calon Konsumen
                Hal terpenting lainnya adalah dengan mencari tau profil calon konsumen tersebut seperti : bagaimana kebiasaan membeli konsumen,bagaiamana cara penyampaian konsumen,apakan dia serius untuk membeli,apakah konsumen memiliki biaya  yang cukup untuk membeli
4.Percaya Diri Dengan Harga Yang Kita Berikan
                Apabila seseorang ragu-ragu dan tidak yakin dalam memberikan harga nya tentu suara dan cara penyampaiannya akan aneh dan asal anda tau, ketika ingin membeli kemampuan seorang konsumen untuk meneliti dan melihat gerak-gerik penjual itu sangat tinggi.Rasa percayaa diri ketika menyampaikan harga yang kita tawarkan dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli.
5.Kedepankan Kualitas Produk
                Hal pertama yang penting sebelum menunjukan kualitas produk kita adalah “keterbukaan” tunjukan secara terbuka kualitas produk yang kita miliki lalu berikan harga yang pantas sesuai kualitas tersebut hal ini bisa juga disebut (menjaga kredibilitas perusahaan